Jumat, 21 Mei 2010

Ingin Karier Melesat? Coba 10 Trik Ini


Saat menapaki karier, Anda mungkin menemukan berbagai hambatan. Mulai dari persaingan antarrekan kerja hingga masalah internal perusahaan. Nah, agar karir melesat, jangan sampai salah jalan.

Langkah-langkah berikut ini dapat Anda jadikan pedoman untuk itu, 

seperti dikutip dari laman Marie Claire.


1. Asah jiwa kepemimpinan
Secara konsisten, tingkatkanlah kemampuan Anda sebagai pemimpin setiap kali Anda berkesempatan memimpin sebuah tim. Kebutuhan ekonomi yang sangat mendesak mengharuskan Anda melakukan mobilitas tinggi dalam pekerjaan. Jika atasan Anda dipecat, Anda harus segera
bergerak.

Bob Calandra, dalam bukunya 'How to Keep Your Job in a Tough Competitive Market' mengatakan bahwa Anda dapat menggunakan kalimat-kalimat ampuh untuk mendapatkan pekerjaan impian.

Misalnya, "Saya tidak mencari promosi, tapi saya tidak ingin adanya kekacauan" atau "Saya tahu seluk beluk pekerjaan atasan saya, jadi saya bersedia untuk menjalankan pekerjaannya selama masa transisi ini."

2. Pastikan Anda dibayar layak
Pastikan Anda mengetahui kemampuan Anda sebelum menerima sebuah pekerjaan. Pastikan pula pekerjaan yang ditawarkan sesuai dengan kemampuan Anda dan periksalah apakah pekerjaan tersebut memiliki masa depan yang menguntungkan untuk Anda.

Akan lebih baik jika Anda memiliki teman di perusahaan yang menawarkan pekerjaan sehingga Anda dapat bertanya hal-hal terkait perusahaan tersebut.

3. Jaga hubungan profesional
Siapa yang akan mendukung Anda jika terjadi persaingan terbuka untuk sebuah jabatan di dalam perusahaan tempat Anda bekerja? Membangun hubungan yang baik antarrekan kerja dan atasan dapat menguntungkan karier Anda.

4. Cari peluang pengembangan
Jika Anda bersedia ditempatkan di daerah pengembangan baru, kemampuan kepemimpinan Anda dapat teruji. Anggap hal ini sebagai kesempatan Anda membuktikan bahwa Anda layak memimpin dan layak mendapatkan promosi ke jenjang karier yang lebih tinggi.

5. Jangan 'menjual' diri terlalu rendah
Anda hanya akan menghalangi pengembangan diri jika Anda 'menjual' diri Anda terlalu rendah. Buktikan diri Anda bahwa Anda layak mendapatkan lebih banyak. Percayalah pada diri sendiri atas apa yang layak Anda dapatkan.

6. Putuskan karier Anda
Jika industri yang Anda masuki sedang menunjukkan penurunan pesat, sudah saatnya Anda beralih ke industri lain yang sedang booming. Jangan hanya karena merasa tidak enak, karier Anda tidak bergerak. Ambilah sedikit risiko dengan memutuskan pindah pekerjaan.

7. Jangan habiskan energi untuk kebencian
Dalam bekerja, apalagi dalam sebuah persaingan terbuka, sudah pasti Anda akan banyak dibenci kompetitor. Jangan menghabiskan waktu dan energi untuk menanggapi hal-hal negatif yang dibuat kompetitor untuk menjatuhkan Anda. Gunakan energi Anda untuk membangun kesuksesan Anda.

8. Tidak ada yang tidak bisa dilakukan
Ketika Anda diminta untuk melakukan sebuah tugas, berikan respons positif deng
an mengatakan, "Iya." Walaupun Anda tidak tahu bagaimana cara mengerjakannya.
Anda dapat mencari tahu setelahnya. Namun, ketika semua usaha yang Anda lakukan gagal, Anda dapat mengatakannya pada atasan bahwa Anda mengalami kesulitan menjalankan tugas. Sebelumnya, pastikan Anda memiliki rencana cadangan untuk dibahas dengan atasan Anda.

9. Jujur dengan keinginan Anda
Cobalah jujur dengan keinginan Anda dan luangkan waktu untuk menilai apa yang Anda inginkan dalam karier Anda. Lakukan pekerjaan Anda seperti hobi, Anda pun tidak akan merasakan pekerjaan Anda sebagai sebuah pekerjaan.

10. Tunjukkan profesionalisme
Anda harus menunjukkan bahwa Anda adalah seorang yang profesional. Tidak melibatkan masalah pribadi dalam pekerjaan adalah salah satu cara untuk dapat menunjukkannya

Rasa Tanggung Jawab

Pertama kita pahami terlebih dahulu apa makna dari tanggung jawab tersebut. Tanggung jawab merupakan suatu tindakan dimana seseorang dituntut untuk menerima suatu tugas atau kewajiban dan orang tersebut harus konsekuen dengan tugas dan kewajibannya tersebut. 

Dalam segala tindakan yang kita lakukan harus disertai dengan rasa tanggung jawab, sehingga apa yang kita lakukan tidak akan merugikan diri sendiri ataupun orang lain. Karena saat ini banyak orang – orang yang lari dari tanggung jawabnya, mereka seeeolah – olah tidak mau tahu, atau bahkan mereka justru lempar batu sembunyi tangan atas apa yang telah mereka lakukan. 

Dan gilanya, “lepas tanggung jawab” itu seing didukung oleh lingkungan dekatnya, teman-temannya, anak buahnya, atasannya, anak kandungnya, bahkan didukung oleh istri atau suaminya. Anda bisa lihat, misalnya, korupsi, dan manipulasi. Sebagian besar orang-orang di lingkungan dekatnya pasti mendukungnya, karena mereka semua pasti ikut merasakan hasil-hasil dari korupsi atau manipulasi itu.

Dan jika diliihat dari sisi, dimana saya sebagai mahasiswa, rasa tanggung jawab itu sangatlah penting, karena kita “Mahasiswa”, sebagai penerus bangsa, yang kelak akan memimpin bangsa ini tidak boleh lari dari tanggung jawab hari esok dengan menghindarinya hari ini, karena segala sesuatunya adalah sia – sia, jika penerus bangsa ini seperti itu mau menjadi bangsa macam apa kita ini, apakah menjadi bangsa yang para pemimpin – pemimpinnya lepas dari tanggung jawabnya terhadap rakyat – rakyatnya???.

Rasa tanggung jawab saya terhadap diri sendiri adalah selalu komitmen dan konsekuen terhadap pilihan – pilihan dalam hidup saya, baik itu buruk ataupun tidak, saya harus senantiasa bertanggung jawab, karena rasa tanggung jawab harus kita mulai dari diri kita sendiri. Kemudian rasa tanggung jawab saya kepada orang tua saya adalah menjaga nama baik mereka dengan melakukan hal – hal yang positif, karena dengan melihat anaknya tumbuh menjadi anak yang baik, tentu orang tua akan merasa senang. 

Dan rasa tanggung jawab saya terhadap teman sekelas adalah menjaga perkataan dan tindakan dalam pergaulan, dan juga memunculkan rasa saling keterpedulian, karena dengan kita peduli kepada mereka, mungkin merekan akan perduli pula terhadap kita. Kesimpulannya rasa tangung jawab itu dibutuhkan dalam setiap pilihan dan tindakan yang kita ambil, dan janganlah kita lari dari tanggung jawab tersebut, atau kita akan menjadi seorang yang “Lempar Batu Sembunyi tangan”.

Manfaat Musik Pada Otak

Jika Anda seorang pencinta musik, Anda berada dalam untuk mengobati. Tahukah Anda bahwa Anda bisa memanfaatkan musik untuk membantu meningkatkan kecepatan otak? Musik dapat mengasah otak dan membantu Anda tetap fit. Menjaga otak dalam kondisi yang baik dapat menghambat demensia seperti usia Anda. Anda akan heran untuk mengetahui cara kerjanya.
Penelitian terus menunjukkan bahwa Anda dapat mengubah otak Anda. Ini adalah plastisitas otak. Dalam kondisi tertentu, Anda dapat membuat lebih mudah untuk mengubah otak Anda. Anda dapat melatih otak Anda untuk memproses informasi lebih baik dan lebih cepat. Anda bahkan dapat meningkatkan kecepatan otak.
Manfaat Musik Dalam Kecepatan Berpikir
Aktivitas terbaik untuk otak Anda akan mendapatkan lebih banyak dan lebih menantang. Anda perlu untuk menantang otak Anda untuk membuat perubahan. Kegiatan yang Anda pilih harus mental bermanfaat. Anda akan mendapatkan lebih banyak keluar dari permainan jika Anda menikmatinya. Jika latihan yang baru atau mengejutkan, hal itu akan membuat dampak besar. Permainan juga harus menuntut fokus dan perhatian anda.
Berikut adalah tiga cara Anda dapat memanfaatkan musik untuk membantu meningkatkan kecepatan otak:

1. Mempelajari kata-kata musik.
Pilih lagu yang Anda suka tapi tidak tahu kata-kata untuk. Cobalah untuk mendengar setiap kata dan menuliskannya. Mendengarkan lagu sebanyak yang Anda perlu. Kemudian belajar untuk bernyanyi bersama dengan lagu. Setelah Anda mempelajari lagu, beralih ke lagu lain.
Anda perlu fokus saat Anda mencoba untuk mendengar setiap kata dalam sebuah lagu. Anda harus memberi perhatian. Ketika Anda berfokus pada sesuatu, melepaskan bahan kimia di dalam otak. Kimia ini memungkinkan plastisitas dan menghidupkan memori.
Mengulangi latihan ini dapat membantu Anda mendapatkan kebiasaan mendengarkan hati-hati. Yang lebih hati-hati Anda mendengarkan, semakin baik kualitas informasi yang Anda dapat mengambil masuk Dengan kualitas yang lebih baik informasi, Anda akan lebih mampu untuk memahaminya. Anda kemudian dapat bertindak berdasarkan informasi tersebut. Selain itu, Anda dapat mengingat lebih baik.
Ini akan menghasilkan lebih cepat memproses informasi yang Anda dengar. Anda akan mampu bereaksi lebih cepat. Dengan demikian, ia akan meningkatkan kecepatan otak.

2. Belajarlah untuk membedakan instrumen yang berbeda dalam musik.
Apakah Anda pernah mencoba membedah musik ke dalam alat yang Anda dengar? Ini akan mempertajam jalur saraf otak. Mungkin musik klasik yang paling menantang bagi sebagian orang. Cobalah untuk menentukan kapan masing-masing instrumen masuk dan keluar.
Latihan ini membantu Anda membuat perbedaan baik dalam lapangan dan nada suara. Dengan keterampilan ini, Anda dapat meningkatkan kecepatan otak ketika memahami pembicaraan. Ini juga akan membantu Anda mengenali suara-suara keluarga dan teman-teman Anda.

3. Belajar memainkan alat musik.
Memainkan alat musik fantastis adalah latihan untuk otak Anda. Jika Anda sudah memainkan alat musik, belajar musik baru dan kompleks akan membuat Anda tetap gesit. Belajar untuk memainkan instrumen baru akan membantu otak Anda menjadi lebih gesit.

Hanya membayangkan bagaimana hal ini dapat meningkatkan kecepatan otak saat memproses informasi. Banyak aspek yang saling terkait fungsi otak digunakan. Anda akan mengasah kemampuan mendengarkan Anda dengan menentukan jika suara musik sebagaimana mestinya.

Pikirkan tentang catatan tertulis menerjemahkan musik. Apa yang Anda lakukan adalah decoding catatan musik Anda melihat ke dalam gerakan dan suara. Ini adalah cara yang bagus untuk meningkatkan kecepatan dan ketepatan otak. Otak Anda hal ini memberikan latihan yang dibutuhkan. Cara yang sama juru ketik akan perlu berlatih untuk menjadi lebih akurat dan cepat, begitu pula otak Anda.

Anda juga akan mendapatkan kendali atas gerakan-gerakan halus. Ini bisa menjadi manfaat besar bagi orang tua.Penelitian telah menunjukkan bahwa latihan otak dapat menjaga otak tajam dan gesit. Anda dapat melakukan ini dengan baik ke senja tahun. Anda mungkin dapat menunda atau membalikkan beberapa kondisi. Kondisi ini terkait kognitif meliputi usia pembusukan. Anda juga dapat melatih otak Anda untuk meningkatkan kecepatan otak pada usia berapa pun!

IMPIAN SEJATI

IMPIAN SEJATI

Suatu hari, ada seorang muda yang bertemu dengan seorang tua yang bijaksana. Si anak muda bertanya,



Pak, sebagai seorang yang sudah kenyang dengan pengalaman tentunya anda bisa menjawab semua pertanyaan saya.

"Apa yang ingin kau ketahui anak muda ?" tanya si orang tua. "Saya ingin tahu, apa sebenarnya yang dinamakan impian sejati di dunia ini". Jawab si anak muda.



Orang tua itu tidak menjawab pertanyaan si anak, tapi mengajaknya berjalan-jalan di tepi pantai. Sampai di suatu sisi, kemudian mereka berjalan menuju ke tengah laut. Setelah sampai agak ke tengah di tempat yang lumayan dalam, orang tua itu dengan tiba-tiba mendorong kepada si anak muda ke dalam air.



Anak muda itu meronta-2, tapi orang tua itu tidak melepaskan pegangannya. Sampai kemudian anak muda itu dengan sekuat tenaga mendorong keatas, dan bisa lepas dari cekalan orang tua tersebut.

"Hai, apa yang barusan bapak lakukan, bapak bisa membunuh saya�" tegur si anak muda kepada orang bijak tersebut.



Orang tua tersebut tidak menjawab pertanyaan si anak, malah balik bertanya ,"Apa yang paling kau inginkan saat kamu berada di dalam air tadi ?".



"Udara, yang paling saya inginkan adalah udara". Jawab si anak muda.



"Hmmm, bagaimana kalo saya tawarkan hal yang lain sebagai pengganti udara, misalnya emas, permata, kekayaaan, atau umur panjang ?"tanya si orang tua itu lagi.

"Tidak .. tidak... tidak ada yang bisa menggantikan udara. Walaupun seisi dunia ini diberikan kepada saya, tidak ada yang bisa menggantikan udara ketika saya berada di dalam air"jelas si anak muda.



"Nah, kamu sudah menjawab pertanyaanmu sendiri kalau begitu".



"KALAU KAMU MENGINGINKAN SESUATU SEBESAR KEINGINANMU AKAN UDARA KETIKA KAMU BERADA DI DALAM AIR, ITULAH IMPIAN SEJATI"kata si orang tua dengan bijak.



Dear friend , apakah anda saat ini mempunyai impian sejati ? Banyak orang yang mengatakan impian mereka ini, atau itu, tapi sebagian besar yang mereka sebutkan adalah keinginan belaka, bukan impian.



Keinginan sifatnya tidak mendesak. Kalo bisa dapat syukur, nggak dapat juga tidak apa-apa. Kalo bisa mobil Mercedez , kalo nggak, dapat Mtsubishi Lancer juga gak apa-2.

Ada pula orang yang mempersepsikan impian dengan harapan. Keduanya mirip namun berbeda.



Harapan lebih kepada sesuatu di masa depan yang terjadi dengan sendirinya atau atas hasil kerja orang lain. Campur tangan kita kecil sekali, atau bahkan tidak ada.



Impian tidak seperti itu. Apapun yang terjadi, mau tidak mau, dengan perjuangan sekeras apapun impian itu HARUS tercapai.



Impian terbaik seorang manusia adalah ketika dia berusia dibawah lima tahun.



Saya mau jadi dokter, mau jadi pilot, mau jadi pengusaha, dll, bukankah itu yang kerap dikatakan oleh anak-anak anda ?



Sayangnya, begitu mereka menginjakkan kaki di bangku sekolah, mereka "diharamkan" membuat kesalahan. Selain itu, mereka juga mulai diajarkan melihat realitas dunia dari sisi yang negatif.



Menurut sebuah penelitian yang dilakukan di Amerika, seorang remaja hingga dia berusia 20 tahun, rata-rata akan menerima 20.000 macam kata "NO".



Jangan nakal, jangan main air, jangan kesana,jangan malas, jangan pergi, dan ribuan kata jangan yang lain. Memang tujuannya baik karena mengajarkan kepada kita agar dapat hidup dengan baik.



Tapi karena terlampau seringnya kata "NO" itu diterima, akan mempengaruhi pula alam bawah sadar manusia. Sehingga setiap kali kita memikirkan sesuatu yang baru, misalnya impian, yang pertama kali terlintas di benak kita adalah kata "NO".



Banyak juga orang saat ini apabila ditanya apa impiannya, mereka menjawab tidak tahu. Sungguh malang nasib orang tersebut, karena orang yang tidak mempunyai impian sebetulnya secara mental mereka sudah "mati". Mungkin orang-2 tersebut menganggap hidup adalah suatu nasib, sehingga sekeras apapun mereka bekerjaatau setinggi apapun impian mereka, namun apabila nasib tidak menghendaki mereka sukses, mereka tidak akan sukses.



Atau ada pula type orang yang terjebak di dalam "comfort zone", dimana kehidupan mereka saat ini sudah nyaman, atau setidaknya berkecukupan. Mereka merasa tidak perlu membuat suatu impian yang lebih besar. Mereka mungkin akan berkata, "Ah, buat apa rumah besar-besar . Bisa ngontrak aja sudah bagus ".



Type ketiga, ada orang yang SENGAJA tidak mau membuat impian, karena malu jika ditertawakan orang lain, dianggap norak, nggak tau diri, atau bahkan gila. Nah, sebenarnya bukan anda yang norak, tapi karena hidup kita sudah terlalu penuh dikelilingi oleh orang-orang dengan pikiran negatif, dimana mereka akan merasa "tidak suka" jika ada seseorang yang tadinya setingkat dengan mereka, lalu mau pergi ke tingkat yang lebih tinggi.



Mereka akan berusaha dengan ejekan, sindiran dan usaha-usaha lain agar anda tetap "selevel" dengan mereka. Kalau anda ingin membuktikan, coba besok pagi di kantor, katakan kepada rekan-2 anda , "Saya punya impian untuk jadi orang sukses. Saya akan berusaha keras mencapainya, untuk membawa saya dan keluarga saya ke tingkat yang lebih baik".



Lalu coba lihat .. berapa banyak yang mentertawakan anda �.. Dan coba lihat pula berapa orang yang mendukung anda. Mungkin hampir tidak ada yang mendukung anda. Masih maukah anda meraih impian tersebut �.. setelah anda ditertawakan �.



Dear friend , saya yakin kita saat ini masih mampu menciptakan impian-2 kita, asalkan kita mau menghilangkan segala penghalang di dalam benak kita.



Cobalah untuk berpikir bebas, seperti anak berusia 5 tahun. Jangan hiraukan apa yang dikatakan orang tentang impian anda, tapi berusahalah agar impian itu tercapai.

Memang benar, kita tidak akan bisa mencapai semua impian kita. Tapi tanpa punya impian, anda tidak akan meraih apa-apa. Ciptakan impian, lakukan kerjanya, dan raih hasilnya !

Sabtu, 15 Mei 2010

Bagaimana Tetap Termotivasi Untuk Menyelesaikan Apa Yang Telah Anda Mulai

Pasti ada satu alasan mengapa banyak orang sering berhenti menyelesaikan suatu proyek atau tugas mereka, entah itu tugas kecil atau besar, pada titik-titik tertentu. Mungkin mereka merasa tugasnya sangat menumpuk atau sangat sulit untuk dikerjakan sehingga mereka frustasi dan stress. Akhirnya mereka berhenti mengerjakannya atau setidaknya mereka berpikir untuk berhenti.

Saat mereka frustasi, otomatis akan tercipta suatu penghalang dalam diri mereka yang menyebabkan motivasi mereka untuk tetap melanjutkan pekerjaan terganggu. Antusiasme mereka yang tinggi saat mereka melakukan tugas tersebut pertama kali akan turun dengan sangat drastis dan kemungkinan mereka berhenti menyelesaikan tugas di tengah jalan sangatlah besar.

Apakah yang biasanya mereka sering lakukan di saat seperti itu?
Mereka akan berjalan dengan menyeret kakinya, membuat kopi dan ketika bertemu dengan seseorang yang ‘tepat’, mereka akan menghabiskan beberapa menit untuk melakukan pembicaraan satu arah, mengeluh tentang proyek atau tugas yang sedang mereka kerjakan. Mungkin secara tidak sadar anda pernah mengalaminya. Ketika mereka telah selesai mengeluh, mereka segera kembali pada tugasnya dan berpikir dengan penuh keraguan dan kebencian, bagaimana mereka dapat menyelesaikan pekerjaan mereka tersebut.

Daripada anda jatuh pada keadaan yang lebih sulit lagi dan menambah frustasi anda, saya akan mencoba berbagi 5 cara bagaimana anda tetap produktif dan termotivasi untuk menyelesaikan apa yang telah anda mulai serta antusias terhadap apa yang anda kerjakan:

1. Pecahlah tugas anda menjadi beberapa bagian kecil.

Anda hanya perlu membagi tugas anda (break down) menjadi bagian-bagian yang lebih kecil agar lebih terkendali. Sebagai contoh: anda memiliki target pribadi untuk membuka sebuah usaha. Jika yang terpikirkan oleh anda hanya membuka tempat usaha dengan segera, maka anda bisa-bisa frustasi di tengah jalan. Yang perlu anda lakukan adalah membagi tugas anda tersebut menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, seperti : survei lokasi, mencari supplier, mengurus perijinan, mencari pegawai, membeli perlengkapan usaha dan melakukan aktivitas promosi. Bukankah terlihat menjadi lebih mudah?

Dengan membagi tugas anda menjadi tugas-tugas yang lebih kecil, akan membuat pekerjaan anda juga menjadi tidak membosankan. Ketika anda berhasil menyelesaikan satu tugas kecil, anda akan merasa terpuaskan dan gembira. Secara psikologi ini merupakan modal berharga untuk melangkah ke tugas kecil berikutnya.

Tetapi sebelum anda melanjutkan ke tugas berikutnya, ada baiknya anda memberikan penghargaan untuk diri anda sendiri, misalkan membeli secangkir kopi starbucks atau apapun yang bisa memanjakan anda untuk merayakan pencapaian yang telah anda lakukan.
Ketika perayaan tersebut berakhir, kembalilah pada pekerjaan anda dan mulai melakukan tugas kecil anda berikutnya. Saya yakin mood anda saat itu akan sangat berbeda. Anda akan lebih produktif dan lebih termotivasi dalam bekerja. Di satu sisi anda akan berusaha mencari lagi penghargaan-penghargaan berikutnya.

2. Manfaatkan efek bola salju.

Coba anda temukan bagian dari tugas anda yang yang paling menyenangkan dan mulailah dari sana. Anda akan dengan mudah dan cepat menyelesaikan pekerjaan tersebut. Mungkin anda pernah mendengar tips mengerjakan soal ujian : mulailah dari yang mudah terlebih dahulu, tinggalkan dulu yang soal-soal yang sulit. Jika anda hanya berkutat pada soal yang sulit, anda akan stress dan kehabisan waktu, sementara masih banyak soal yang belum dikerjakan. Prinsip ini pun sama digunakan dalam menyelesaikan tugas atau proyek anda.
Ketika anda selesai mengerjakan bagian dari tugas yang menyenangkan, secara tidak sadar anda telah selangkah lebih maju menuju penyelesaian tugas atau proyek anda. Hal ini tentu saja akan meningkatkan rasa percaya diri dan motivasi anda untuk menyelesaikan tugas-tugas berikutnya yang lebih sulit. Ketika anda berhasil kembali menyelesaikan, rasa percaya diri anda semakin tinggi lagi. Inilah yang disebut efek bola salju.

3. Hindari mengerjakan banyak tugas sekaligus.

Beberapa orang memiliki sifat ingin cepat menyelesaikan pekerjaannya. Sifat ini sebetulnya baik, namun yang kurang baik adalah jika hal itu dipraktekkan dengan melakukan banyak tugas secara serentak. Saya pun dulu suka melakukan kebiasaan yang kurang baik seperti ini. Akhirnya tidak ada pekerjaan yang terselesaikan, justru memakan waktu yang lebih lama. Rasa-rasanya superman pun tidak bisa menyelesaikan tugas-tugasnya dengan sekaligus.
Fokuslah pada apa yang sudah ada di depan mata anda. Selesaikan tugas anda satu per satu. Saya jamin anda akan lebih produktif, tingkat motivasi anda akan terus meningkat (seperti telah saya sampaikan pada point 1 dan 2), serta anda akan menyelesaikan pekerjaan dengan lebih cepat.

4. Beristirahat dan bersenang-senanglah

Ada satu saat dimana motivasi anda menurun dan anda merasa tidak bersemangat. Mungkin anda telah melalui hari-hari yang panjang dan melelahkan, atau tugas yang tersisa begitu beratnya untuk diselesaikan dan memakan waktu yang sangat banyak. Anda bukanlah robot, oleh karenanya saya sangat menyarankan anda untuk meninggalkan pekerjaan sementara waktu.

Lakukanlah hal-hal yang menyenangkan, seperti menonton bioskop, pergi ke restoran favorit, chatting, atau berkumpul bersama dengan sahabat-sahabat anda.
Tujuannya disini adalah mengalihkan perhatian anda dari tugas-tugas anda serta mengurangi stress/frustasi yang anda rasakan. Jadi ketika anda melakukan hal-hal yang menyenangkan tersebut, jangan terpikirkan mengenai tugas-tugas yang belum terselesaikan. Betul-betul lupakan total! Ketika anda kembali pada tugas anda, saya yakin anda akan lebih santai, segar dan termotivasi untuk melanjutkan.

5. Beristirahatlah sejenak.

Beristirahat lagi? Ya, namun kali ini adalah istirahat sejenak. Setelah anda bekerja selama 40-45 menit, ambillah break ringan selama 3-5 menit. Disarankan anda sedikit menjauh dari area kerja anda.

Penelitian mengatakan bahwa setelah anda bekerja selama 40-45 menit, otak anda cenderung lelah atau melambat. Mungkin kondisinya tidak memungkinkan anda untuk menunda atau meninggalkan pekerjaan. Namun intinya adalah ketika anda merasa sangat lelah atau anda sudah tidak dapat fokus lagi, beristirahatlah sejenak. Lakukan peregangan, minum segelas air putih, atau berjalan-jalan mencari udara segar. Anda akan mendapatkan energi tambahan secara instan, sehingga anda akan termotivasi dan bersemangat untuk melanjutkan kembali pekerjaan anda.

Jadikanlah 5 hal ini menjadi bagian dalam hidup anda. Jika anda dapat melakukannya secara konsisten, saya rasa anda akan lebih produktif, lebih antusias, lebih termotivasi dan memiliki rasa kepuasan diri yang tinggi.

Lima Sumber Kebahagiaan

          Dari manakah kebahagian bisa kita dapat? Berdasarkan kepercayaan, kondisi sehat dan memiliki uang banyak sering dianggap bisa mendatangkan kebahagiaan. Namun pada kenyataannya, sumber kebahagiaan tak sesederhana itu. Punya banyak uang bisa jadi tak membuat seseorang bahagia, jika ternyata teman atau tetangga lebih banyak uang darinya. Begitupun untuk hal lainnya. Kebiasaan membanding-bandingkan ini menjadi penyebab orang tak bahagia.


Lalu bagaimana agar kita bisa bahagia? Penulis buku Wellbeing: The Five Essential Elements, Tom Rath, menyebutkan ada lima hal yang bisa membuat seseorang bahagia.

 1. Karier

Ada keterkaitan antara karier seseorang dengan kebahagiaan. Makin sesuai dengan harapannya, makin bahagia ia.Kalau pun belum mencapainya, saat berusaha mengejarnya dan mendapatkan peningkatan dari waktu ke waktu hal ini juga bisa memberikan kepuasan tersendiri.

Menurutnya, agar karier bisa memberikan kepuasan, temukan kekuatan kita di karier tersebut dan cari cara untuk terus memperkuatnya setiap saat.


 2. Kesejahteraan sosial

Hubungan yang dinamis antarpersonal dalam lingkungan kerja bisa mempengaruhi kehidupan seseorang. Tetapi kesejahteraan sosial tidak semata-mata berhubungan dengan pekerjaan. Rath merekomendasikan agar seseorang mencoba berinteraksi sosial setidaknya enam jam sehari baik itu bersosialisasi di tempat kerja maupun lingkungan lainnya. Bentuk interaksi itu seperti bicara, kirim email, bertelepon, kirim SMS atau bercengkerama dengan keluarga.


 3. Kesejahteraan keuangan

Sudah pasti, tanpa uang hidup susah. Tetapi tak berarti dengan banyak uang seseorang bisa langsung mendapatkan kebahagiaannya. Dari hasil surveynya, Rath menemukan bahwa mereka yang mendapatkan kebahagiaan dari uang yang diperolehnya bukan mereka yang berpenghasilan tinggi,tetapi mereka yang bisa memanfaatkan uangnya untuk membayar utangnya dan menggunakannya untuk kebutuhan-kebutuhan yang konservatif. Jangan mengherankan, katanya, mereka yang berfikiran hemat lebih bahagian dibanding mereka yang pendapatannya tinggi tetapi banyak utang.


 4. Kesejahteraan komunitas

Jangan abaikan peran komunitas. Dari hasil penelitiannya ditemukan bahwa orang yang bahagia adalah mereka yang berusia di sekitar 80 tahun yang mencurahkan waktunya untuk kegiatan-kegiatan amal di lingkungannya. Karena itu, kata Rath, agar seseorang bahagia, selain mengejar standar hidup seperti tinggal di tempat yang nyaman, aman, dan semua kebutuhan dasar terpenuhi, sebaiknya pertimbangkan untuk tinggal di lingkungan di mana komunitasnya bisa menjadi tempat penyaluran minatnya.


 5. Kesejahteraan fisik

Kondisi fisik seseorang menentukan kualitas hidup yang bersangkutan. Jika ia rutin melakukan olahraga, kondisi ini bisa mendorong mood-nya sehingga ia bisa bekerja lebih baik, bisa menggunakan waktunya di lingkungan sosialnya lebih baik dan juga bisa berkontribusi nyata pada komunitasnya. Karena itu, kata Rath, biasakan berolahraga setidaknya 20 menit setiap hari.Menurutnya, olahraga di pagi hari akan meningkatkan mood selama sehari itu. Dan konsumsilah makanan sehat untuk mendukung kecukupan gizi selama beraktivitas

Tips Oke Menjadi Pribadi yang Menawan



Anda orang biasa saja? Bukan artis? Bukan konglomerat? Bukan ilmuwan? Bukan orang terkenal? Jangan khawatir, kami akan memberikan tips untuk anda. Tips yang akan membuat anda menarik, menjadi pribadi penuh pesona.

1. Berubahlah dengan waktu dan tempat!
Jangan selalu menuruti perasaan negatif, seperti: merasa bosan, lelah, jenuh, tersiksa dengan tempat atau masa lalu. Tersenyumlah, dan dunia akan tersenyum bersama anda! Menangislah, dan anda akan menangis sendirian! Mutiara kata ini mengisyaratkan agar kita selalu berbahagia dimana pun kita berada dan kapan pun. Jika kita merasa sebagai orang yang paling sedih atau menderita di dunia ini, yakinlah bahwa masih banyak orang lain yang lebih menderita daripada kita.

2. Carilah kenalan, teman, sahabat, relasi sebanyak-banyaknya!
Sering-seringlah bepergian, menjelajahi dunia. Semakin sering anda bertemu dan berinteraksi dengan banyak orang, maka kepribadian anda akan semakin matang tanpa anda sadari.

3. Cintailah orang lain seperti mencintai diri sendiri.
Dengan cinta, hidup menjadi indah, persahabatan menjadi langgeng, dan silaturahmi tetap terbina. Tentunya cinta yang diberikan secara tulus tanpa pamrih, tanpa mengharap balasan kecuali dari Allah semata.

4. Hargailah dan nikmatilah alam. Dengan menghargai alam, jiwa menjadi tenang.
Dengan menikmati alam hati menjadi senang. Temukanlah rahasia sesuatu itu tampak menarik, misalnya: bunga yang mekar, surya yang bersinar, sawah yang terhampar.

5. Hargailah orang lain.
Misalnya dengan cara membuatnya bahagia, tersenyum, tertawa, memberi pujian yang tulus. Membahagiakan orang lain akan membuatnya membahagiakan kita di saat yang tak terduga, percayalah!

6. Jaga tingkah laku.
Banyaklah mendengarkan dan berpikir daripada berbicara, kecuali bila waktunya untuk berbicara. Dengan menjaga lisan dan perbuatan kita, berarti setengah pertempuran hidup telah kita menangkan.

7. Jangan kekanak-kanakan.
Sikap dewasa menunjukkan kepribadian yang kuat dan mempesona. Betapa banyak orang tua yang bahkan belum dewasa! Salah satu tanda kedewasaan seseorang antara lain adalah dari sikap, tutur kata, dan caranya di dalam mengambil keputusan secara arif dan bijaksana.

8. Jangan mencari kesalahan orang lain.
Hidup kita terlalu singkat untuk melakukan hal ini.

9. Jangan rendah diri.
Sudah seharusnyalah kita menerima dan memperbaiki kekurangan kita tanpa pernah merasa minder atau kecil di depan orang lain. Percayalah, tidak seorang manusia pun yang sempurna di muka bumi ini!

10. Jangan sombong.
Ketahuilah bahwa selalu ada yang lebih daripada kita. Kesombongan menandakan kekosongan.

11. Kembangkan minat pada berbagai hal.
Jangan membatasi diri anda, perluas bakat, minat, kemampuan, pengetahuan, dan keahlian anda. Memiliki satu keahlian atau spesialisasi akan terasa lebih baik dan sempurna jika ditunjang dengan keahlian dalam bidang yang lainnya, sehingga anda akan semakin “bersinar” dan penuh pesona.

12. Selalu baik pada orang lain.
Jangan pernah merasa dendam sekalipun kepada orang lain, bahkan kepada mereka yang pernah menyakiti kita. Cintailah yang di bumi, niscaya yang di langit akan mencintaimu.

13. Selalu belajar.
Semakin sering anda belajar, maka semakin banyak yang anda ketahui. Ilmu ini dapat menjadi lahan amal bagi anda, sehingga anda merasakan nikmatnya berbagi dan indahnya ilmu.

14. Selalu mengikuti informasi dan perkembangan terkini tentang apapun.
Dengan banyak mengetahui hal yang paling baru, maka anda akan tampil semakin percaya diri dan penuh pesona. Semakin banyak hal baru yang anda tahu, maka akan semakin banyak pula yang mencari dan mengejar anda…yakinlah!

15. Selalu tegap, sigap, dan siap.
Posisi atau postur tubuh anda di dalam berkomunikasi dengan orang lain akan mengungkapkan siapa diri anda yang sebenarnya. Oleh karenanya, milikilah rencana, target, dan strategi (persiapan) yang matang dan semangat yang tak pernah pudar!

16. Selalu tersenyum pada orang lain.
Orang akan lebih senang melihat wajah yang dihiasi senyuman daripada wajah yang selalu disertai ratapan atau keluhan.

17. Senang bekerja sama dengan orang lain.
Inilah yang membuat jaringan (network) kita semakin luas, erat, dan kuat.

18. Senang menolong orang lain.
Dengan gemar menolong orang lain, maka pada hakikatnya kita menolong diri kita sendiri. Semakin banyak orang yang kita tolong, maka akan semakin sering pula kita ditolong oleh Allah dengan cara-Nya yang tak terduga.

19. Terimalah nasib apa adanya.
Tetaplah tenang dan tabah, ingatlah bahwa “badai pasti berlalu” dan “roda itu berputar”. Jangan suka mengeluh, menggerutu, atau bahkan mencaci-maki nasib. Jangan sampai berkata atau menganggap bahwa Allah itu tidak adil! Justru di sinilah letak keadilan-Nya.


Dengan merenungi dan menerapkan semua hal di atas, maka menjadi pribadi penuh pesona saat ini bukanlah sesuatu hal yang mustahil bagi diri anda. Jika masih belum percaya, cobalah!

Recent Post

otak hebat. Diberdayakan oleh Blogger.

Entri Populer